Selain jadi Pengepul Fee Hasil PETI, Ketua Karang Taruna Aur Cino juga Jadi Kaki Tangan Bos PETI dari Jambi

Daerah, Hukum3 Dilihat

MUARA BUNGO – Nama Ketua Karang Taruna, dusun Aur Cino, Kecamatan Bathin III Ulu, Bungo, Hardi disebut-sebut menjadi salah satu pelaku ikut serta sehingga aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) menggunakan alat berat Excavator disana nyaman beroperasi.

Yang bersangkutan disebut banyak sumber sebagai pengepul “uang payung” bagi pelaku PETI di dusun Aur Cino agar aktivitas ilegal tersebut tanpa gangguan. Nilainya masing-masing alat mencapai Rp 6 juta.

Terbaru, nama Hardi juga disebut menjadi kaki tangan bos PETI Excavator dari Jambi bernama Aldo, yang kini beroperasi di sungai Batang May, dusun Aur Cino. Aldo disebut memiliki 2 unit alat berat merk XCMG dan Hitachi yang diurus oleh Hardi.

“Pengurus dan kaki tangan Bos PETI dari Jambi ada Nanang dan Hardi yang saat ini menjadi Ketua Karang Taruna Dusun Aur Cino,” ujar sumber.

Menurutnya, alat berat milik Aldo Jambi yang ada di Aur Cino bekerja di anak sungai disana, yakni Batang May dan Sungai Ginseng.

“Yang merk Hitachi milik Aldo Jambi posisinya ada di Sungai Ginseng. Yang satunya di Batang May,” beber sumber lagi.

Berdasarkan investigasi awak media di lapangan, alat berat milik Aldo Jambi pada awalnya masuk Kabupaten Bungo khususnya wilayah Aur Cino melalui salah satu warga Pasar Muara Buat yakni Fendi.

“Sebelum Ketua Karang Taruna Aur Cino, ada Fendi yang menjadi pengurus alat-alat berat Aldo Jambi di Aur Cino. Sekarang kabarnya nama Fendi tidak ada lagi dan semua alat sepenuhnya dipercayakan kepada mereka berdua (Nanang dan Hardi),” tukas sumber.

Dikonformasi terpisah, Nanang membernarkan jika ia mengawasi alat berat milik Aldo. Meski tidak menyebutkan jumlah alat berat milik bosnya itu, namun Nanang mengaku saat ini kondisi pekerjaan di lapangan sedang macet.(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *