MUARA BUNGO – Penertiban aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah kabupaten Bungo kerap dilakukan aparat, baik gabungan maupun instansi tertentu seperti Kepolisian.
Sayangnya tambang emas illegal baik menggunakan mesin dompeng maupun alat berat Excavator yang berada di wilayah dusun Sungai Arang, kecamatan Bungo Dani malah seperti tidak tersentuh petugas.
Padahal lokasi tambang emas illegal itu terlihat jelas dan dekat dengan jalan lintas Bungo – Rantau Pandan yang menjadi akses utama masyarakat beberapa kecamatan seperti Bungo Dani, Muko-Muko Bathin VII, Rantau Pandan dan Bathin III Ulu.
Apalagi pada Selasa kemarin (26/8/2025) razia PETI kabarnya kembali dilakukan oleh aparat berwenang di wilayah Rantau Pandan dan Bathin III Ulu yang dipastikan melewati area PETI Sungai Arang itu.
Tidak adanya penindakan yang dilakukan oleh aparat berwenang membuat para bos PETI di wilayah dusun Sungai Arang ini seperti mendapat angin segar dan nyaman dalam mengeruk perut bumi.
Pantauan wartawan di lapangan menemukan aktifitas PETI di Dusun Sungai Arang tersebut. Dengan jarak hanya sekitar 100 – 250 meter dari jalan poros Bungo – Rantau Pandan terlihat jelas adanya aktivitas illegal tersebut.
Puluhan unit rakit Dompeng dan beberapa alat berat bekerja dengan santai mulai dari siang sampai malam tanpa adanya penindakan dari aparat.
Sejumlah pekerja PETI rakit dompeng di salah satu wilayah Bungo menuturkan keluh kesahnya terkait kesan tebang pilih aparat dalam memberantas PETI di kabupaten Bungo.
“Kenapa Sungai Arang tidak dirazia seperti tempat – tempat lain seperti tempat kami bekerja. Jika melihat situasi seperti ini, nampaknya main PETI di Sungai Arang bisa dikatakan aman – aman saja,” tutur sumber.
Lanjut sumber, keanehan itu bagi mereka yang hanya bekerja cukup wajar dan berdasar. Lantaran PETI di Sungai Arang ini tidak seperti yang berada di wilayah Sungai Buluh, Tanjung Menanti, Sungai Telang dan Limbur Lubuk Mengkuang yang kerap dirazia petugas.
“PETI di Sungai Telang dan Limbur Lubuk Mengkuang itu jauh, tapi bisa dirazia petugas. Sungai Buluh dan Tanjung Menanti juga dirazia, tapi yang di Sungai Arang yang letaknya tidak terlalu jauh dari kota Muara Bungo belum juga ditindak,” cetus sumber.(tim)






